Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Apa Itu Audius (AUDIO) Cryptocurrency: Platform Musik Terdesentralisasi

Gambar Logo Audius (AUDIO) Cryptocurrency
Mengenal Apa Itu Audius (AUDIO) Cryptocurrency

Cryptocurrency dan aplikasi TikTok bisa dibilang tren investasi dan tren aplikasi yang sedang populer saat ini di lingkungan generasi milenial. Dan jika anda benar-benar menyukai keduanya, anda bisa mendapatkannya di platform Audius.

Audius adalah platform layanan streaming musik terdesentralisasi yang mengumumkan kemitraan besar dengan aplikasi berbagi video TikTok pada bulan Agustus 2021. Hal tersebut memungkinkan artisnya mengunggah musik mereka ke platform TikTok untuk digunakan dalam video para pengguna aplikasinya.

Hal tersebut tentunya membuat Audius (AUDIO) cryptocurrency mendapatkan perhatian dari para pegiat crypto, khususnya di Indonesia yang saat ini sedang hype dengan aplikasi TikTok dan cryptocurrency atau mata uang digital.

Menjawab hal tersebut marketplace kripto terbaik dan terpopuler saat ini yaitu Indodax, secara resmi mengumumkan bahwa aset Audius (AUDIO) akan listing dan dapat ditransaksikan mulai hari Kamis, 9 September 2021 jam 14:00 WIB.

Untuk membantu anda mengenal tentang aset kripto ini, Budak Duit Indonesia sudah menyiapkan rangkuman artikel tentang  Audius (AUDIO) cryptocurrency untuk anda para pembaca.


Apa Itu Audius (AUDIO) Cryptocurrency?

Screenshot Website Audius (AUDIO) Cryptocurrency
Screenshot Website Audius (AUDIO) Cryptocurrency

Audius adalah protokol berbagi dan streaming musik  terdesentralisasi yang memfasilitasi transaksi langsung antara para pendengar musik dengan artis atau penciptanya. Didirikan pada tahun 2018, Audius adalah layanan streaming musik terdesentralisasi dengan komponen media sosial yang memberikan kebebasan kepada semua orang untuk mendistribusikan, memonetisasi, dan mengalirkan konten audio apa pun langsung kepada para pendengar tanpa adanya pihak ketiga.

Tidak seperti Spotify atau SoundCloud,  Audius dibangun dan menggunakan teknologi berbasis blockchain diatas jaringan Ethereum dan Solana.  Di platform ini para pengembang dapat membangun aplikasi mereka sendiri di atas Audius, memberi mereka akses ke katalog audio yang unik.

Selain ekosistem Audius sepenuhnya dijalankan oleh komunitas  dan pemegang token AUDIO, bukan satu entitas terpusat. Para pemegang token dapat memilih dan memiliki kendali atas keputusan yang dibuat, mirip dengan pemegang saham yang memiliki saham tertentu.

Audius menerima $ 5 juta modal investasi pada tahun 2018 dari perusahaan VC General Catalyst, Lightspeed, dan Pantera Capital, dan $ 1,25 juta dalam pendanaan dari Binance Labs , cabang ventura dari pertukaran cryptocurrency terbesar di dunia berdasarkan volume

Audius meluncurkan layanan mainnet pertamanya pada Oktober 2020 dengan konser streaming langsung yang menampilkan deadmau5 dan RAC.

Lalu pada Agustus 2021, Audius terpilih sebagai salah satu mitra TikTok karena fungsionalitas Sound Kit-nya, yang memungkinkan para pengguna Audios bisa melakukan transfer lagu ke platform TikTok. Kemitraan dengan TikTok ini tentunya dapat membuat protokol Audius menjadi lebih menarik bagi artis mapan yang ingin terpapar viralitas gila dari aplikasi TikTok.


Bagaimana Cara Kerja Audius?

Audius berfungsi seperti koperasi musik, dengan insentif penyelarasan token di tiga kelompok konstituen yang membuat jaringan berfungsi: operator node, artis, dan penggemar.

Karena Audius didasarkan pada protokol blockchain dan beroperasi melalui jaringan node. Adapun ketiga node yang ada pada protokol Audius diantaranya adalah:

  • Node penemuan yang mengindeks buku besar konten Audius dan menyediakan antarmuka yang dapat melakukan kueri dengan mudah untuk mengambil metadata.
  • Node konten untuk meng-host konten dan izin akses ke konten atas nama artis.
  • Buku besar konten sebagai satu-satunya sumber kebenaran untuk semua data yang dapat diakses dalam protokol Audius, mengaitkan referensi ke konten yang dihosting oleh node konten.

Dan tentu saja, sebagai proyek blockchain, ia hadir dengan cryptocurrency miliknya sendiri yaitu AUDIO. Platform Audius secara otomatis akan memberikan reward berupa token AUDIO kepada para pembuat konten yang tertentu yang mencapai ketentuan berikut :

  • Masuk dalam daftar 5 tren konten audio mingguan teratas
  • Masuk dalam daftar 5 daftar putar teratas
  • Masuk dalam daftar 10 aplikasi API teratas
  • Mengunggah konten audio di akun Twitter atau Instagram yang sudah terverifikasi.

Terkadang protokol juga mengirimkan sejumlah besar token AUDIO berdasarkan formula yang memperhitungkan tidak hanya jumlah pendengar tetapi juga tingkat keterlibatan sosial yang telah ditampilkan artis. Pada Oktober 2020, layanan mendistribusikan total 50 juta token AUDIO antara 10.000 artis dan pengguna di platform.

Akan tetapi saat ini protokol  Audius belum menyusun kebijakan monetisasi yang lebih teratur dan konsisten untuk mengeksekusi rencana mereka untuk mendistribusikan 90% dari pasokan token kepada pada artis dan pembuat konten audio.


Apa Itu AUDIO Coin?

Gambar AUDIO Coin
Gambar AUDIO Coin

AUDIO coin adalah cryptocurrency utama yang digunakan pada platform streaming musik terdesentralisasi Audius. AUDIO dibuat dengan jenis token ERC-20 yang berjalan dan didistribusikan di blockchain Ethereum, dengan tiga fungsi utama yaitu:

  • Keamanan jaringan - operator simpul mempertaruhkan token untuk menjalankan simpul dan, sebagai imbalannya, mendapatkan imbalan dari jaringan.
  • Fitur eksklusif - artis mendapatkan fitur premium dengan mempertaruhkan token, seperti menampilkan koleksi kripto NFT di situs​.
  • ️ Tata Kelola - token yang dipertaruhkan diperlukan untuk memberikan suara pada setiap dan semua proposal, yang membuat perubahan pada kode dan jaringan secara keseluruhan.

Koin AUDIO saat ini terdaftar dan dapat diperdagangkan untuk crypto lain di sejumlah bursa termasuk Binance, FTX, Gate.io dan pertukaran terdesentralisasi (DEX), yaitu Uniswap. Sedangkan untuk bursa kripto lokal, saat anda dapat membelinya di Indodax.


Prediksi Harga AUDIO Coin Di Masa Depan

Berdasarkan data yang didapatkan dari website CMC atau CoinMarketCap pada saat artikel ini dibuat (10/9/2021), harga dari aset crypto AUDIO coin adalah senilai $2.35 USD. Dalam daftar peringkat situs CoinMarketCap, Audius (AUDIO) berada di urutan ke-97 dengan nilai total kapitalisasi pasar sebesar $955.614.185 USD. Adapun total koin AUDIO yang beredar saat ini di seluruh dunia adalah sebanyak 406.077.610 koin AUDIO.

Situs Digital Coin Price berpendapat bawah Audius (AUDIO) cryptocurrency bisa jadi investasi yang menguntungkan di masa depan dan aset kripto ini akan mengalami kenaikan harga sesuai dengan prediksi mereka. Situs ini memprediksikan Audius (AUDIO) akan mencapai harga tertingginya di kisaran harga $11,66 USD.

Adapun prediksi dari Digital Coin Price tentang harga dari Audius (AUDIO) dalam lima tahun kedepan adalah sebagai berikut ini:

  • Berapa harga Audius (AUDIO) setelah setahun ( 2022 )? Hingga $3.72 USD
  • Berapa harga Audius (AUDIO) setelah 2 tahun ( 2023 )? Hingga $4,64 USD
  • Berapa harga Audius (AUDIO) setelah 3 tahun ( 2024 )? Hingga $5,24 USD
  • Berapa harga Audius (AUDIO) setelah 4 tahun ( 2025 )? Hingga $6,77 USD
  • Berapa harga Audius (AUDIO) setelah 5 tahun ( 2026 )? Hingga $8,19 USD


Sekian dulu artikel dari Budak Duit Indonesia kali ini yang membahas tentang artikel yang berjudul "Mengenal Apa Itu Audius (AUDIO) Cryptocurrency: Platform Musik Terdesentralisasi". Perlu diingat artikel ini dibuat dengan tujuan berbagi informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan ataupun investasi. DYOR!

Posting Komentar untuk "Mengenal Apa Itu Audius (AUDIO) Cryptocurrency: Platform Musik Terdesentralisasi"