Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Tips Investasi Saham Untuk Pemula


5 Tips Investasi Saham Untuk Pemula
5 Tips Investasi Saham Untuk Pemula

Setiap orang pasti memiliki keinginan yang capai dalam hidupnya, seperti membeli rumah, menikah, menyenangkan orang tua, melanjutkan pendidikan dan sebaginya.

Akan tetapi keinginan tersebut akan sulit dicapai jika kita hanya mengandalkan satu sumber penghasilan saja dari pendapatan utama kita, contohnya seperti bekerja full time.


Berinvestasi saham sangat direkomendasikan bagi anda yang saat ini ingin mendapatkan penghasilan lebih dari passive income berupa capital gain ataupun deviden. 

Jika kamu hanya menabung dan membiarkan uang yang kamu miliki di bank rasanya kurang efektif, karena seperti yang kita tahu bunga bank sangat lah rendah atau bahkan dibawah persentase rata-rata inflasi.

Sangat direkomendasikan bagi kamu untuk mengenal terlebih dahulu apa itu investasi saham. Jika sudah mari simak tips-tips berikut ini yang bisa kamu terapkan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal di investasi saham perdanamu.


5 Tips Investasi Saham Untuk Pemula Agar Investasi Pertamumu Berjalan Dengan Mulus Dan Meraih Cuan


1. Pilih Sekuritas Yang Tepat

Untuk memulai transaksi di saham di pasar modal atau BEI. Tentunya kamu harus menjadi nasabah di suatu perusahaan sekuritas. Perusahaan sekuritas tersebut nantinya akan menjadi penghubung antara kamu dan BEI. Saat ini ada banyak sekali perusahaan sekuritas atau broker yang menjadi anggota BEI. 

Pastikan kamu memilih sekuritas yang cocok dengan kriteria yang kamu miliki, seperti resmi dan terdaftar di OJK, modal awal yang sesuai dengan budget investasimu, tersedianya aplikasi yang memudahkan untuk bertransaksi saham, adanya komunitas di sekuritas tersebut, layanan support yang handal dan benefit-benefit lainnya yang bisa membantumu dalam berinvestasi saham secara aman dan nyaman


2. Beli Saham Bluechip, LQ45 atau IDX30

Jangan pernah membeli kucing dalam karung. Pepatah tersebut juga berlaku di dunia investasi saham. Jika Anda sama sekali belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang emiten-emiten yang melantai di BEI. Anda sangat disarankan untuk memilih saham-saham yang memiliki aspek fundamental yang baik dan memiliki kapitalisasi yang besar, contohnya saham-saham Blue chip, LQ45 atau IDX30.

Hindarilah untuk membeli saham-saham 'gorengan' yang pergerakan nilainya dimanipulasi oleh beberapa pihak tertentu. Jangan membeli saham karena ikut-ikutan. Sambil berinvestasi si saham-saham yang legit, cobalah untuk mempelajari cara analisis fundamental untuk mengetahui sepak terjang dan kinerja dari perusahaan yang melantai di BEI.

3. Beli Saat Harga Turun

Harga saham bisa mengalami kenaikan dan penurunan setiap harinya. Penurunan tersebut bisa di sebabkan banyak hal. Saat harga saham sedang turun ada kemungkinan saham tersebut akan naik kembali atau rebound, biarpun masih ada kemungkinan juga saham tersebut kembali turun.

Pilihlah saham-saham yang berfundamental baik dan diprediksi akan naik lagi. Anda harus jeli dalam memantau tren dan likuiditas dari saham tersebut. 

4. Memiliki Psikologis Investasi Yang Baik

Ketika anda memulai untuk belajar investasi, cobalah untuk menanamkan psikologis investasi yang baik. Hal tersebut dikarenakan faktor psikologis lebih dominan digunakan untuk mengambil keputusan berinvestasi saham dibandingkan logika semata. Adapun dua emosi yang biasanya mempengaruhi para investor biasa disebut fear dan greed. Kedua emosi tersebut membuat para investor tidak dapat berpikir jernih.

Penguasan faktor psikologis sangat berpengaruh dalam kesuksesan seseorang dalam berinvestasi. Oleh karena itu tanamkanlah psikologis yang baik dalam berinvestasi. Mulailah dengan menetapkan pondasi psikologis terlebih dahulu, contohnya seperti tujuan dari berinvestasi, keuntungan yang ingin anda dapatkan, kerugian yang bisa di tolelir dan alokasi dana yang digunakan investasi agar tidak overbudget nantinya.


5. Fokus Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang ialah investasi yang bisa memberikan hasil maksimal. Banyak sekali investor- investor yang sukses dengan menerapkan mindset bahwa investasi itu membutuhkan proses yang bertahap dan membutuhkan kesabaran untuk memetik hasilnya.

Mulailah berinvestasi jangka panjang dengan saham-saham yang memiliki fundamental baik dan konsisten. Anda bisa melakukan nya dengan mengecek laporan keuangan dari perusahaan tersebut. 

Investasi jangka panjang juga dikenal lebih aman dan memiliki resiko yang rendah jika kamu memilih saham yang tepat.


Sebagai seorang investor pemula, alangkah bijaknya tidak terlalu fokus untuk dapat menghasilkan keuntungan. Proses pembelajaran dan pengalaman dalam berinvetasilah yang perlu anda kejar terlebih dahulu. Dengan pengetahuan dan pengalaman yang matang akan membuatmu lebih mudah untuk menganalisa kondisi di pasa modal nantinya, sehingga kamu bisa mengambil keputusan yang tepat dalam berinvestasi.

Sekian dulu artikel dari Budak Duit Indonesia kali ini. Semoga artikel kali ini dapat menambah wawasan dan referensi anda saat terjun ke dunia saham nantinya. Anda bisa tinggalkan pesan dan komentar jika merasa terbantu dan suka dengan artikel kali ini. Terima kasih sudah membaca!.

Posting Komentar untuk "5 Tips Investasi Saham Untuk Pemula"