Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Basic Candlestick Untuk Trader Pemula

Candlestick Dalam Trading Digunakan Untuk Prediksi Harga Kedepannya
Candlestick Dalam Trading Digunakan Untuk Prediksi Harga Kedepannya


Dalam dunia trading saham, forex hingga cryptocurrency, seorang trader tentunya harus tau dan mengerti cara membaca candlestick.

Candlestick adalah jenis grafik harga yang menampilkan harga sekuritas tinggi, rendah, terbuka, dan penutupan dalam periode tertentu. 

Candlestrick sendiri sudah dikembangkan dan digunakan oleh para pedagang beras di jepang pada abad 1700-an untuk memprediksi dan melacak harga beras itu sendiri. Hingga sampai saat ini candlestick masih digunakan para trader untuk mendapatkan profit yang maksimal dan menghindari kerugian saat melakukan trading.

Pada artikel kali ini akan di bahas basic candlestick yang wajib anda ketahui jika saat ini anda baru saja terjun dan menggeluti dunia trading saham, forex ataupun cryptopcurrency.


Basic Candlestick Yang Trader Pemula Harus Tau Untuk Mendapatkan Profit Yang Maksimal


1. Tiga Bagian Candle Stick

Tiga Bagian Utama Dalam Candlestick
Tiga Bagian Utama Dalam Candlestick

Pada dasarnya candlestick terbagi menjadi 3 bagian, yaitu : 

  • Upper Shadow adalah garis vertikal diantara High dengan Close (Bullish) ataupun High dengan Open (Bearish). 
  • Body adalah batang dari Candlestick yang menunjukan perbedaan antara Open dengan Close. 
  • Lower Shadow adalah garis vertikal diantara Low dengan Open (Bullish) ataupun Low dengan Close (Bearish). 

2. Engulf Sell dan Engulf Buy

Engulf Sell dan Engulf Buy
Engulf Sell dan Engulf Buy

Engulf sendiri berasal dari bahasa inggris yang jika diterjemahkan kedalam bahasa indonesia berarti menelan. Dalam candlestick terdapat dua jenis engulf, yaitu :

  • Engulf Sell ialah saat dimana candle berwarna merah memakan keseluruhan dari candle berwarna biru.
  • Engulf Buy ialah kebalikan dari engulf sell itu sendiri atau saat dimana candle berwarna biru memakan keseluruhan candle berwarna merah.

3. Perfect Engulf Sell dan Perfect Engulf Buy

Perfect Engulf Sell dan Perfect Engulf Buy
Perfect Engulf Sell dan Perfect Engulf Buy

Perfect engulf atau engulf sempurna ialah saat dimana suatu candle (body + shadow) memakan keseluruhan candle sebelumnya.

4. Candlestick Breakout (CSB)

Candlestick Breakout (CSB)
Candlestick Breakout (CSB)
  • Engulf Sell (CSB) adalah kondisi dimana dua atau kurang candle berwarna merah memakan candle berwarna biru - A
  • Engulf Buy (CSB) adalah kondiri diaman dua atau kurang candle berwarna biru memakan candle berwarna merah
Kedua engulf ini dikatakan engulf tidak sempurna karena dua atau kurang candle tidak memakan keseluruhan candle(body+shadow) dari candle sebelumnya.

5. Dominant Break Zone (DBZ)

Dominant Break Zone (DBZ)
Dominant Break Zone (DBZ)
  • Engulf sell (DBZ) ialah saat dimana dua atau lebih candle merah memakan candle warna biru
  • Engulf buy (DBZ) ialah saat dimana dua atau lebih candle biru memakan candle warna merah


Mengetahui basic dari candlestick tentunya akan membantu anda mengenali pola-pola grafik yang terjadi. Dengan mengetahui pola-pola grafik tentunya bisa membantu anda dalam mengambil keputusan saat melakukan trading.

Sekian dulu artikel dari Budak Duit Indonesia kali ini yang membahas tentang basic candlestick. Semoga artikel kali ini dapat membantu anda yang saat ini ingin menggeluti dunia trading. Anda bisa tinggalkan pesan dan komentar jika merasa terbantu dan suka dengan artikel kali ini. Terima kasih sudah membaca!.



Posting Komentar untuk "Basic Candlestick Untuk Trader Pemula"