Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu RPM dan Cara Meningkatkan RPM Blog Atau Website

Apa itu RPM dan Cara Meningkatkan RPM Blog Atau Website
Apa itu RPM dan Cara Meningkatkan RPM Blog Atau Website

Saat ini ada banyak sekali model perhitungan pendapatan yang diterima oleh seorang pengiklan dalam industri iklan digital, contohnya seperti program afiliasi iklan Google Adsense yang banyak dikenal oleh kalangan blogger dan  youtuber yang sering di gunakan untuk memonetisasi konten mereka. Akan tetapi model perhitungan RPM ialah model perhitungan yang paling sering digunakan saat ini. 

Model perhitungan RPM adalah pendapatan yang dihasilkan pengiklan untuk setiap per 1000 kali penayangan iklan. Jadi anda bisa mengetahui pendapatan yang anda dapatkan dari blog atau website anda dari data yang ditampilkan oleh metriks RPM.

Untuk lebih detail penjelasan tentang apa itu RPM dan CPM . pada artiekl ini nya Budak Duik sudah merangkumnya untuk kalian semua. 


Apa Itu RPM?

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya pada pembukaan artikel ini, RPM adalah perdapatan yang didapatkan si pengiklan setiap per 1000 penayangan iklan. Biarpun RPM tidak menunjukkan semua penghasilan yang anda dapatkan yang sebenarnya, namun model perhitungan RPM ini digunakan oleh Goolge Adsense untuk melaporkan remunerasi pendapatan iklan yang didapatkan oleh si penerbit iklan. Anda juga bisa menggunakan metriks model perhitungan RPM untuk menghitung pedapatan yang anda terima dari kinerja website anda saat ini yang menampilkan iklan-iklan dari Google Adsense dengan cara membagi penghasilan yang tertaksir dengan jumlah penayangan tampilan laman atau pageviews blog atau website anda dan  kemudian dikalikan 1.000. 

Rumus RPM :

RPM = (Penghasilan tertaksir/Jumlah penayangan halaman) * 1.000

Contohnya Perhitungan RPM

  1. Jika Penghasilan anda tertaksir sebesar $0,15 dari 25 penayangan halaman, maka perhitungan RPM penayangan halaman Anda sama dengan ($0,15/25) * 1.000 atau $6,00.
  2. Jika Penghasilan anda tertaksir sebesar $180 dari 45.000 penayangan iklan,  maka RPM penayangan iklan Anda sama dengan ($180/45.000) * 1.000 atau $4,00.
RPM merupakan model perhitungan pendapatan yang umum digunakan dalam program periklanan digital, dan informasi ini mungkin akan berguna bagi anda untuk membandingkan dan mengevalusi pendapatan yang anda terima di berbagai saluran yang berbeda.


Cara Cara Meningkatkan RPM Blog Atau Website

Semakin besar RPM anda, berarti semakin banyak pendapatan yang akan anda terima. Ada beberapa cara dan eksperimen yang dapat anda lakukan untuk meningkatkan RPM pada blog ataupun website anda. Adapun beberapa cara tersebut ialah sebagai berikut :

1. Lokasi Penempatan Iklan 

Google adsense menawarkan dua opsi untuk penempatan iklan, yaitu cara otomasis dimana pihak Google melakukan review terlebih dahulu ke blog atau website anda dan menempatkan iklan-iklan ditempat yang dirasa cocok, strategis dan sesuai dengan layout template dari blog atau website anda, jadi disini anda tidak perlu melakukan konfigurasi apapun secara manual dan hanya menunggu instruksi dari pihak Google Adsense dan selebihnya hanya menunggu sampai iklan itu terpasang. 

Opsi kedua ialah dimana ada memilih layout-layout iklan dan ukurannya yang sudah disediakan oleh pihak google lalu mencopy script-script iklan yang sudah anda generate dan mencopy atau menempelkan script-script tersebut di lokasi yang anda tentukan. Jika anda memilih cara manual pastikan penempatan iklan berada di tempat strategis dan pas dari segi ukuran dan posisinya agar tidak mengganggu dan gampang terlihat oleh pengunjung blog atau website anda. Misalnya anda bisa menempatkannya di awal artikel , tengah artikel, bawah artikel. Anda juga bisa menampilkan iklan tersebut di layout samping kanan atau kiri blog atau website anda.

2. Buatlah Konten Yang Orisinil Dan Menarik

Setiap blog atau website pastinya memiliki niche atau tema yang diusung dan pastinya blog atau website tersebut diisi dengan konten-konten yang relevan dengan tema yang diambil. Konten merupakan suatu topic atau pembahasan yang dituangkan dalam bentuk tulisan dengan beberapa gambar ilustrasi ataupun video pendukung. Sebisa mungkin buatlah konten yang unik original dan SEO friendly , serta mempunyai nilai lebih dan manfaat bagi para pembacanya.

Hal-hal tersebut tentunya bertujuan agar semakin besar peluang konten yang anda buat untuk mendapatkan dan muncul di peringkat paling atas dari hasil pencarian di Google. Semakin bagus peringkat konten anda di hasil pencarian, maka semakin besar peluang anda dikunjungi oleh para pengunjung atau visitors.

Seperti yang kita tahu sejatinya mesin pencarian Google sangat suka dengan konten-konten orisinil serta mempunyai nilah lebih bagi para pembacanya dan sudah pasti artikel tersebut SEO friendly agar lebih mudah untuk ditemukan oleh mesin pencari Google.


3. Mencocokkan Data Dari Performance Report

Disini anda hanya tinggal memeriksa data performa penayangan iklan yang pada akun Google Adsense anda. Disini anda dapat menganalisa RPM anda dari jumlah pageviews dan penayangan iklan yang muncul. Jika penayangan iklan bertambah kemungkinan jumlah klik iklan juga akan bertambah dan jika sebaliknya maka posisi penempatan iklan anda kurang pas atau salah. Akan tetapi jika pageviews anda bertambah dan jumlah penayangan iklan ataupun klik nya menurun, berarti ada yang salah dengan struktur blog atau website anda dan mungkin ada yang salah juga dengan konten-konten yang anda posting. Lakukan review secara berkala serta beberapa eksperimen untuk menambah jumlah penayangan dan klik iklan yang anda tampilkan.

4. Manfaatkan AD Review Center

AD Review Center ialah halaman atau menu pada Google Adsense dimana anda bisa melakukan review iklan apa saja yang ingin anda yang boleh tampil di blog atau website anda dan iklan mana saja yang anda 'block' atau tidak anda izinkan. Anda bisa melakukan blokir kepada iklan-iklan yang anda rasa tidak relevan dengan tema blog anda atau pun brand-brand yang tidak terlalu dikenal oleh masyarakat luas. Hal ini tentunya berguna untuk efisiensi dan mengurangi munculnya iklan-iklan tersebut yang tidak diinginkan dan membuat iklan-iklan dari brand terkenal untuk muncul di halaman blog anda dengan harapan jumlah penayangan dan klik meningkat.


Sekian dahulu artikel Budak Duit kali ini tentang "Apa itu RPM dan Cara Meningkatkan RPM Blog Atau Website". Semoga membantu dan menambah referensi anda, untuk menghasilkan uang yang lebih banyak lagi dari blog atau website yang anda miliki saat ini. Anda bisa tinggalkan pesan dan komentar positif jika anda suka dan merasa terbantu dengan artikel kali ini. Terima kasih sudah membaca!.

Posting Komentar untuk "Apa itu RPM dan Cara Meningkatkan RPM Blog Atau Website"