Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Istilah-Istilah di Dunia Saham

Mengenal Istilah-Istilah dI Dunia Saham Atau Pasar Modal Yang Perlu Kamu Ketahui Jika Kamu Seorang Pemula
Mengenal Istilah-Istilah dI Dunia Saham Atau Pasar Modal Yang Perlu Kamu Ketahui Jika Kamu Seorang Pemula

Mengenal istilah-istilah yang biasa digunakan didunia saham atau pasar modal akan membantu kamu cepat beradaptasi dan belajar tentang dunia saham itu sendiri dan terhindar dari penipuan. Jika anda baru terjun ke dunia saham sebaiknya pelajari dulu istilah-istilah yang belum anda mengerti sebelum benar-benar terjun ke pasar modal dan membeli beberapa saham dengan tujuan investasi.

Pada artikel kali ini Budak Duit akan membahas beberapa istilah saham secara ringkas dan jelas agar mudah dipahami. Berikut Istilah-Istilah Dalam Dunia Saham Atau Pasar Modal :


Mengenal Istilah-Istilah di Dunia Saham Atau Pasar Modal Yang Perlu Kamu Ketahui Jika Kamu Seorang Pemula


1. Broker Saham 

Broker saham atau pialang saham adalah seseorang atau perusahaan sekuritas yang perkerjaannya menghubungkan antara penjual saham dan pembeli saham di bursa efek indonesia. Biasanya mereka mendapatkan komisi dari transaksi penjualan/pembelian saham itu sendiri, jadi wajar jika kamu menjual/membeli saham akan dikenai komisi dari setiap transaksi yang kamu lakukan jika menggunakan jasa broker saham. Contoh beberapa broker saham yang ada di Indonesia seperti :

  • BNI Sekuritas
  • Mandiri Sekuritas
  • Sinarmas Sekuritas
  • Trimegah Sekuritas
  • Mirae Asset Sekuritas
  • Indo Premier Sekuritas


2. IDX atau Bursa Efek Indonesia (BEI)

IDX atau Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah lembaga yang dipercaya untuk menjalankan atau menyelenggarakan serta memfasilitasi segala transaksi perdagangan efek di pasar modal indonesia. Untuk informasi lebih lanjut anda bisa langsung menuju ke link https://www.idx.co.id/.


3. Rekening Dana Nasabah (RDN)

Rekening Dana Nasabah (RDN) adalah rekening dana yang diberikan jika anda sudah bermitra dengan broker atau perusahaan sekuritas. Disini anda bisa memasukkan dana yang nantinya akan anda gunakan untuk transaksi jual-beli saham di pasar modal.


4. Indeks Saham

Indeks saham adalah pengelompokan sekumpulan saham yang dipilih berdasarkan kriteria dan metodologi tertentu serta dievaluasi secara berkala.Untuk saat ini Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki 35 indeks saham. Contoh nya : Indeks Saham Gabungan IHSG, IDX 80, LQ 45 dan sebagainya.


5. Kode Saham

Kode saham adalah kode yang dimiliki setiap perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia(BEI) dan biasanya terdiri dari empat huruf. Kode saham dibuat menyesuaikan nama perusahaan tersebut agar mudah untuk diingat. Contoh PT Bank Central Asia Tbk memiki kode saham BBCA ataupun PT Wijaya Karya (Persero) Tbk memiliki kode WIKA.


6. Sektor Usaha

Berdasarkan jenis usahanya nya, saham-saham atau perusahaaan yang terdaftaar di BEI dibagi menjadi sembilan sektor usaha yaitu : 

  • Sektor Pertanian ($AGRI)
  • Sektor Pertambangan ($MINING)
  • Sektor Perdagangan ($TRADE)
  • Sektor Properti ($PROPERTY)
  • Sektor Infrastruktur, utilitas dan transportasi ($INFRASTRUC)
  • Sektor Industri Dasar dan Kimia ($BASIC-IND)
  • Sektor Aneka Industri ($MISC-IND)
  • Sektor Barang Konsumsi ($CONSUMER)
  • Sektor Keuangan ($FINANCE)


7. IPO

IPO atau Initial Public Offering adalah harga saham yang ditawarkan oleh perusahaan saat pertama kali melantai di bursa efek.


8. Bid

Penawaran yang diminta oleh orang yang ingin membeli saham.Bid biasanya meminta harga dibawah harga pasar.


9. Ask 

Penawaran yang diberikan oleh penjual saham.Ask biasanya menawarkan harga diatas harga pasar.


10. Buy atau Sell

Buy atau Sell ialah istilah jika anda ingin memutuskan membeli atau menjual saham yang anda miliki saat ini.


11. Open Price dan Closing Price

Open price adalah Harga awal saat pembukaan bursa efek sedangkan closing price adalah harga akhir saat penutupan bursa efek.


12. Bearish Dan Bullish

Bearish adalah kondisi dimana saham suatu perusahaan sedang menunjukkan trend menurun atau lesu. Sedangkan Bullish adalah kebalikan dari bearish itu sendiri dimana saham suatu perusahaan sedang menunjukkan trend naik.


13. Lot

Lot adalah jumlah satuan minimal penjualan atau pembelian saham. Dalam satu lot berisi 100 lembar saham. Contoh harga per lembar saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk saat ini bernilai Rp.1,425.00, maka jika anda membeli 1 lot saham anda harus mengeluarkan uang sebesar Rp.142,500.00.


14.Capital Gain

Capital gain adalah keuntungan yang kita dapat ketika harga jual saham kita lebih besar daripada harga belinya.


15. Capital Loss

Capital loss ialah kerugian yang kita terima ketiha harga beli saham lebih besar daripada harga jual saat ini.


16. Profit Taking Dan Cut Loss

Profit taking ialah istilah yang menggambarkan dimana kita melakukan penjualan saham untuk mendapatkan keuntungan.

Cut loss ialah ketika ketika menjual saham ketika dalam posisi turun atau rugi untuk mencegah kerugian yang lebih banyak.

17.  Buyback

Buyback ialah istilah dimana emiten melakukan pembelian kembali obligasi atau saham yang beredar di pasar modal dengan tujuan yang beragam.


18. Portofolio

Portofolio berisi informasi detail dari investasi yang telah kamu lakukan. Portofolio menampilan data saham-saham apa saja yang kami miliki berserta harga beli dan harga pasar saat ini, sehingga kamu dapat mengetahui keuntungan ataupun kerugian dari saham-saham yang kamu miliki


19. Blue Chip

Blue Chip merupakan istilah yang tidak resmi untuk mengelompokan saham-saham perusahaan besar yang stabil dari segi finansial ataupun keuntungannnya.


20. Kustodian

Kustodian adalah pihak baik perseorangan ataupun perusahaan yang berkerja menyimpan semua surat-surat berharga.



Mungkin masih banyak istilah-istilah lainnya yang akan kamu temui seiring dengan pengalaman kamu bermain saham. Semoga artikel ini dapat membantu kamu untuk belajar dan mengenal lagi dunia investasi khususnya pasar modal. Terima kasih

Posting Komentar untuk "Mengenal Istilah-Istilah di Dunia Saham "